Connect with us

AGAMA

TenggeIam Dengan PeIuh Sendiri,Inilah Gambaran Yang BerIaku Di Padang Mahsyar KeIak

Published

on

Satu daripada rukun iman adalah percaya kepada Hari Akhirat atau Qiamat. Rasulullah SAW telah merakamkan kejadian-kejadian yang akan dialami manusia ketika itu. Keadaan-keadaan manusia di hari tersebut berbeza mengikut amalan-amalan ketika di dunia.

Gambar hiasan

Alangkah dahsyatnya hari Qiamat sehingga digambarkan kedudukan matahari yang terlalu dekat dengan manusia. Yakinkah kita bahawa amalan kita sudah cukup untuk hadapi perhitungan ALLAH di sana? Yakinkah kita bahawa kita akan selamat dari seksa naraka yang pedih? Yakinkah kita bahawa kita akan tergolong dalam kumpulan yang dimasukkan ke syurga ALLAH?

Apabila tiba saja hari qiamat kelak pada matahari didekatkan hingga tinggal berjarak satu atau dua jengkal dari kepala, mereka dibaakar oleh panas terik matahari sehingga habis keluar peluh berkeringat bergantung kepada dengan amalan mereka; ada yang tenggelam dalam peluh keringatnya sendiri hingga dua tumitnya, ada yang sampai pinggangnya dan ada juga yang tenggelam sampai di atas mulutnya. (HR. Muslim dari Miqqad ra)

Sekarang jarak Matahari dengan bumi 140juta km. Jadi 1 milimiter sama dengan 1.8 km diatas kepala ummat manusia. Bayangkan bagaimana keadaan kita bila matahari hanya berjarak 2 jengkal saja dari kepala kita, agak2 masak tak otak kita dalam kepala tu? kepanasan tak kita waktu itu? selesakah kita dalam situasi tu?

Pada hari itu disebutkan ada seorang hamba yang sangat memilukan doanya karena begitu tidak tahannya,

Kelak pada hari kiamat ada orang yang tenggelam dalam keringatnya hingga atas mulutnya dan meratap: Ya Rabbi! rahmatilah aku walaupun dimasukkan ke naraka. (HR. At-Tabarani yang bersumber dari Ibnu Mas’ud)

Pernah orang bertanya kepada Rasulullah saw tentang gambaran para ummat yang menunggu di Padang Mahsyar. Abdullah bin Mas’ud dari Nabi saw bersabda:

Dikumpulkan oleh Allah orang-orang yang terdahulu dan yang kemudian hingga batas waktu tertentu di tempat berdiri selama empat puluh tahun, terbuka mata mereka menunggu keputusan Tuhan. (HR. Ibnu Abid Dunya, Tabarani dan Hakim)

Kerana hebatnya keadaan dan teggangnya saat-saat menunggu keputusan Tuhan, Abu Hurairah ra berkata: Rasulullah saw bersabda:

Tidak bergeser kedua kaki seorang hamba pada hari qiamat nanti, sehingga ia ditanya tentang empat perkara: umurnya, untuk apa dihabiskan. Ilmunya, apa yang dikerjakan. Hartanya, dari mana dihasilkan dan untuk apa dibelanjakan. Jasadnya, bagaimana dipergunakan. (HR.Ahmad)

Memang hari itu begitu berat, namun beratnya hari itu tidak berlaku bagi orang-orang mukmin, seperi hadits dari Abu Said al Khudry dari Rasulullah saw bersabda:

Suatu hari yang ukurannya lima puluh tahun. Sahabat bertanya: Alangkah panjangnya hari itu. Nabi menjawab; Demi Allah, ia akan diringankan bagi orang-orang mukmin hingga lebih ringan daripada mengerjakan shalat fardhu. (Hr. Ahmad, Abu Ya’la dan Ibnu Hibban)

Wallahualam.

Semoga dengan sedikit perkongsian ini dapat memberi sedikit keinsafan dan keghaairahan kepada kita untuk beramal kepada Allah SWT. Insha-Allah

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Trending

Copyright © 2017 Zox News Theme. Theme by MVP Themes, powered by WordPress.